Pesta Budaya Lebaran Ketupat: Tradisi Unik yang Menyatukan Masyarakat Banggaikep
Pesta Budaya Lebaran Ketupat di Banggaikep menjadi ajang tahunan yang memadukan tradisi Islam dan budaya lokal, menyatukan masyarakat dalam kebersamaan dan kegembiraan.

Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Lebaran Ketupat dirayakan seminggu setelah Idul Fitri, jatuh pada tahun 2025–2026 sekitar pertengahan Juni.
- Acara utama berupa karnaval budaya, lomba memasak ketupat, dan pertunjukan seni tradisional.
- Lokasi utama acara di Lapangan Merdeka Banggaikep, dengan partisipasi dari seluruh desa.
- Biaya masuk gratis, dengan harga makanan khas mulai dari Rp 10.000 per porsi.
- Tahun 2026 akan menjadi edisi ke-20 dari perayaan ini, dengan tema spesial 'Harmoni dalam Kebhinekaan'.
Asal Usul dan Makna Lebaran Ketupat
Lebaran Ketupat di Banggaikep memiliki sejarah panjang yang terkait dengan penyebaran Islam di wilayah ini. Tradisi ini diperkenalkan oleh para ulama setempat sebagai bentuk syukur setelah seminggu berpuasa Syawal. Ketupat, makanan khas yang terbuat dari anyaman daun kelapa dan berisi nasi, menjadi simbol kesederhanaan dan kebersamaan. Tahun 2025–2026, tradisi ini semakin diperkaya dengan nilai-nilai kebhinekaan, melibatkan berbagai kelompok masyarakat.
Rangkaian Acara yang Menarik
Puncak perayaan ditandai dengan karnaval budaya yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai desa. Peserta mengenakan pakaian adat dan membawa replika ketupat raksasa. Lomba memasak ketupat menjadi daya tarik utama, dengan kreasi modern seperti ketupat isi ayam rica-rica atau rendang. Pertunjukan seni tradisional seperti tari Gandrung dan musik Gambus juga menyemarakkan acara. Tahun 2026, pihak panitia menambahkan pameran foto yang menampilkan sejarah perayaan Lebaran Ketupat sejak awal.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Pesta Budaya Lebaran Ketupat tidak hanya menjadi ajang kebudayaan, tetapi juga mendorong perekonomian lokal. Pedagang kecil menjual makanan khas seperti ketupat, opor ayam, dan sambal goreng hati dengan harga terjangkau. Tahun 2025, pendapatan pedagang mencapai rata-rata Rp 2 juta per hari. Selain itu, acara ini juga menjadi media untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, terutama di tengah dinamika sosial yang terus berubah.
Orang Juga Bertanya
Kapan Lebaran Ketupat di Banggaikep biasanya diadakan?
Lebaran Ketupat dirayakan seminggu setelah Idul Fitri, biasanya jatuh pada pertengahan Juni.
Apa saja kegiatan utama dalam Pesta Budaya Lebaran Ketupat?
Kegiatan utama meliputi karnaval budaya, lomba memasak ketupat, dan pertunjukan seni tradisional.
Berapa biaya masuk untuk acara ini?
Biaya masuk gratis, dengan harga makanan khas mulai dari Rp 10.000 per porsi.
Apa tema khusus tahun 2026?
Tahun 2026 mengusung tema 'Harmoni dalam Kebhinekaan', menandai perayaan edisi ke-20.